Ads 468x60px

.
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Monday, September 24, 2012

APRESIASI KU TERHADAP KARYA TANAH SURGA

Indahnya Alam perbatasan kau sajikan sebagai pembuka....secara halus kau ingat kan kepada kami bahwa itu adalah sebuah PESAN.....

Kata PEJUANG dalam sejara
h DWIKORA kau sajikan sebagai kata "aku berjuang bukan utk membela pemerintah tapi aku berjuang utk membela negeri ku" secara halus kau ingat kan kepada kami bahwa itu adalah sebuah PESAN.....

Pencintraan yang selalu disajikan dalam sebuah harapan dan ketulusan yang disajikan dalam kesederhanaan serta keilasan dalam karya keterbatasan sebagai bentuk sambutan harapan pencitraan mu "budaya tari dan puisi" secara halus kau ingat kan kepada kami bahwa itu adalah sebuah PESAN.....

30' kesahajaan "PESAN" kau rangkey dalam irama waktu... pesan halus itu berubah menjadi terkeman yang tajam merobek sanubari KU tanpa benteng yang dapat merekayasa, tanpa strategi yang tidak lagi mampu menahan terkaman, dengan klimaks tanpa rintihan isak air mata harus keluar dari mata.....tidak ada alasan pemebenaran apapun "KITA".....
Bertualang dan berfikir utk mengatakan bahwa itu adalah salah yaitu.....

1. Menjunjung tinggi eksistensi Kemerdekaan Indonesia yang telah di Proklamirkan Kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.

2. Menegakkan Jiwa Pembukaan UUD 1945 sebagai filosofi dasar Negara-Bangsa yang berkedaulatan rakyat dalam bingkai NKRI.

3. Menjalankan sepenuhnya nilai-nilai Pancasila bukan hanya sebatas idiologi Negara tetapi juga sebagai falsafah bangsa

4. Atas Kemerdekaannya Indonesia harus berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.

Kesahajaan dan Kesederhanaan Pesan yang kau sampaikan menimbulkan motifisi “persatuan tanpa rekaya dan rekayasa bukan utk menghancurkan persatuan.......”
Para sahabat bila berkenan sisihkan waktu dan lihatlah FILM TANAH SURGA...KATANYA....semoga waktu yang kita gunakan tidak kurang lebih dari 2 jam...didepan layar...
Dapat membangkitkan motifasi kita bersama, dapat membuka hati kita....selebihnya biarkan TRAH dan FITRAH bekerja atas KEHENDAK NYA.....
Dengan harapan DISTRAS dapat terkikis dalam Konsolidasi yang akan di lakukan di Cirebon bulan SEPTEMBER ini yang sudah kurang lebih 250 undangan dari 30 Propinsi 70 Kab/Kota ... hanya pertautan tali ruh atas KE MULIAN NYA itu dapat berkenan hadir dalam membangun harapan dari cita-cita kenapa Indonesia MERDEKA dalam makna Penegakkan Jiwa Pembukaan UUD 1945.

Long Distance

Andai hati bisa bicara
Takkan ada sesak dalam rusuk padat
.
Andai jantung berhenti berdetak
Lalu ada organ lain yang menggantikan
.
Mungkin terasa ringan
Dan henti usia takkan pudar
.
Lama terasa memang
Memahami dalam alunan pembalut luka
.
Terasa seperti dalam lautan sunyi
Berteman sepi lantaran tak ada yang mengisi
.
Bisakah..kau bicara
Didekat dua telinga tanpa jarak
.
Mungkin..
Jika kau punya nyali, begitu denganku
.
Mungkinkah, kau singkirkan penghalang
Dan memajukan jarak pandangmu
.
Hah... kurasa tidak
Segera memalingkan bergegas pergi
.
Bisakah kau hindari kataku
Memungutnya dan menyimpannya dalam kotak jiwa
.
Sapamu tiada arti
Penawar luka terkadang sepi
.
Suara terasa nyaring
Padamkan api sulutkan sakit
.
Aku mendera sampai ke lubang terkecil
Akankah kau tau arti semuanya?
.
Kurasa tidak..
Begitu juga denganku
.
Bagai air dan minyak bumi
Tak menyatu adanya dua jalan
.
Apa kita seperti itu?
Bisakah kita ubah
.
Aku mau..
Bagaimana denganmu?
.
Lebah saja butuhkan bunga
Kenapa kau tidak?
.
Sudahlah...
Tiada arti bahas lintas hati
.
Walau begitu
Aku penasaran
.
Apa sentuh kulit ari
Kau juga tak mampu
.
Huh..apa pula kita ini
Diam tersudut di dua sisi
.
Apa kau takut?
Mungkin takut
.
Berdua bertemu membisu
Tak ada sapa kata bicara
.
Bertatap melihat dan memandang
Berkata dalam hati tanpa suara
.
Huhh
Pasif